DPRD Tangerang Selatan Desak Pemkot Buka Peta Sebaran Covid-19

DPRD Tangerang Selatan Desak Pemkot Buka Peta Sebaran Covid-19

paramithamessayu.id – DPRD Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak pemerintah kota (Pemkot) agar membuka peta sebaran Covid-19.

Seperti diketahui, sampai Jumat (20/3/2020), jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 99 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 43 orang, positif 2 orang dan meninggal 2 orang.

Wakil Ketua DPRD Tangsel dari Partai Gerindra, Li Claudia Candra, mengatakan, peta sebaran menjadi sangat penting demi mengantisipasi semakin meluasnya Covid-19 di Tangsel.

“Peta sebaran harus segera dirilis agar dampak terburuk bisa kita hindari, sosialisasi hidup sehat harus lebih intens dilakukan walau hanya lewat sosial media. Tangerang Selatan harus segera memiliki crisis center, bisa memberikan informasi yang terkait dalam penanganan. Sehingga Masyarakat memiliki pedoman yang akurat dan tepat,” jelas Claudia dalam keterangan resminya.

Claudia juga berharap, komunikasi antara Pemkot, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat berjalan baik, agar tidak ada informasi yang simpang siur.

“Koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat harus lebih Intens dan masif,” jelasnya.

Hal yang sama diutarakan, Paramitha Messayu, anggota Komisi II DPRD Tangsel dari Fraksi PKS.

“Memang kami dari Komisi II mendesak segera ada sebaran peta ODP dan PDP,” ujar Pramitha.

Paramitha mengatakan, peta sebaran menjadi penting bagi masyarakat untuk waspada.

Selain itu, dengan adanya peta sebaran, kebijakan Pemkot Tangsel akan lebih tepat guna.

“Karena sejauh ini informasi yang diterima masyarakat belum lengkap dan up to date terkait sebaran ini. Dibutuhkan penanganan yang cepat dan responsif. Peta sebaran ini penting untuk menentukan langkah taktis dan strategis kebijakan yang dilakukan Pemkot untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.

Paramitha juga meminta Pemkot Tangsel, selalu melakukan edukasi ke masyarakat terkait Covid-19.

Selain itu, sarana prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) juga perlu dipastikan siap mengahadapi perang melawan virus tersebut.

“Memastikan kesiapan SDM dan daya tampung layanan jumlah pasien,” tutupnya.

 

Artikel telah dimuat di : jakarta.tribunnews.com