Tanggapi Longsor Di Keranggan. Paramitha : Dibutuhkan Mitigasi Bencana & Kerja Harmonis Antar Dinas Terkait

Tanggapi Longsor Di Keranggan. Paramitha : Dibutuhkan Mitigasi Bencana & Kerja Harmonis Antar Dinas Terkait

paramithamessayu.id – Selasa (18/5/2021) pukul 07.30 WIB, longsor menerjang 2 rumah di  RT 10/04 Kampung Keranggan, Setu, Tangerang Selatan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Seperti disampaikan oleh Lurah Keranggan Agus Muhdi bahwa terdapat lima titik di wilayahnya yang rawan terjadi bencana longsor. Kelima titik itu yakni RW 1, RW 2, RW 3, RW 4 dan RW 5. Tebing tinggi di sekitar area bekas galian tanah yang kini ditempati warga rawan mengalami longsor terlebih pada musim hujan.

Menanggapi musibah tersebut, Anggota Fraksi PKS dari Dapil Setu dan Serpong Paramitha Messayu telah menghubungi Camat Setu untuk segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera melakukan evakuasi dan rehabilitasi. Paramitha menyampaikan, prioritas saat ini adalah memastikan masyarakat merasa aman dan tenang. Lurah dibantu perangkat RT dan RW harus melakukan sterilisasi warga dari daerah rawan bencana.

Sekretaris Komisi II DPRD Tangsel ini juga berharap Walikota Benyamin Davnie dapat menaruh perhatian dan memerintahkan dinas terkait agar bekerja secara harmonis untuk mencegah musibah longsor terulang kembali.

“Pemkot Tangsel harus melakukan mitigasi bencana, kerjasama antar dinas terkait harus harmonis agar mitigasi berjalan dengan baik, khususnya di wilayah Kecamatan Setu yang kerap menjadi daerah langganan longsor dan banjir,” ujar Paramitha.

Soal Radiasi, Dewan PKS Himbau Masyarakat Agar Tetap Tenang

Soal Radiasi, Dewan PKS Himbau Masyarakat Agar Tetap Tenang

paramithamessayu.id – Paramitha Messayu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghimbau masyarakat Tangsel agar tetap tenang dalam menyikapi terkait penemuan adanya kenaikan laju radioaktif di sekitar Perumahan Batan Indah, Setu.

“Warga masyarakat tidak perlu panik dan beraktivitas seperti biasa saja, karena kejadian ini sudah ditangani pihak terkait yang berkompeten, dalam hal ini Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dan Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir),” kata Paramitha usai meninjau lokasi, Sabtu (15/2/2020).

Paramitha mengatakan, saat ini Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tengah melakukan clean up area yang terpapar radiasi yang lokasinya tak jauh dari Gedung DPRD Kota Tangsel.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, upaya clean up ini, diperkirakan hingga 20 hari sejak tanggal 12 februari 2020, namun diharapkan bisa dinyatakan bersih sebelum 20 hari.

“Untuk itu, kami mohon pihak media massa agar tidak membesar-besarkan peristiwa ini agar masyarakat tidak panik,” ujar politisi PKS dari Dapil Serpong-Setu ini.*(cip)

Aleg PKS Tangsel : Pesta Gay Di Serpong hoax

Aleg PKS Tangsel : Pesta Gay Di Serpong hoax

Tangerang Selatan – Kapolres Tangsel, Ajun Komisaria Besar Ferdy Irawan dengan tegas mengatakan bahwa kegiatan private party gay seperti yang tengah ramai diperbincangkan warga adalah hoax.

Bahkan, jajaran di Polres Tangsel telah menulusuri nomor kontak yang tertera di poster tersebut. 

“Itu Hoax. Dan, jajaran kami sudah menghubungi nomor yang ada di poster tersebut dan tidak aktif,” jelas Ferdy, saat dihubungi, Sabtu, (14/9).

Terkait hal itu, Fraksi PKS DRPD Tangsel, turut angkat bicara.

“Sejak semalam, fraksi PKS sudah berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk Polres Tangsel dan Walikota,” kata Paramitha Messayu, anggota Fraksi PKS DPRD Tangsel. 

“Hasilnya, bisa dipastikan berita tentang acara LGBT di Serpong BSD itu adalah tidak benar atau Hoax. Mohon disebarkan ke masyarakat Tangsel agar tidak resah,” imbaunya.

Dikatakan Paramitha, Fraksi PKS, Pemkot bersama Polres Tangsel akan selalu waspada, dan melakukan pencegahan apabila ditengarai ada kegiatan amoral semacam itu.

“Semata demi perbaikan moral masyarakat Tangsel,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data informasi yang menyebar di media sosial WhatsApp, identitas pelaku “nampaknya” teridentifikasi.

Dalam informasi itu, sang penyebar poster itu diketahui bernama Fauzi, seperti nama yang tertera dalam poster.

Pelaku menyebarkan poster tersebut menggunakan telepon genggam Xiaomi. 

Masih dalam info yang beredar di WA, sang pelaku berinisial FF, asal Cirebon dan beralamat KTP di wilayah Depok, Jawa Barat.

FF menyebarkan poster di sekitaran Summarecon digital centre bus, Curug, Tangerang.

Artikel ini dikutip dari metrotangsel.com