Gelar Seminar Pra Nikah, Sahabat P4M Berupaya Mengurangi Tingginya Angka Perceraian.

Gelar Seminar Pra Nikah, Sahabat P4M Berupaya Mengurangi Tingginya Angka Perceraian.

Tangerang Selatan (3/3), Komunitas Sahabat Pemberdayaan Potensi Pemuda & Perempuan Mandiri atau disingkat P4M bekerjasama dengan Bidang Perempuan & Ketahanan Keluarga PKS Tangerang Selatan menggelar Seminar Pra Nikah bagi kelompok millenial di Tangsel.

Bertempat di kantor DPD PKS Tangsel, Seminar bertajuk “Menggapai Pernikahan Impian” ini digelar dalam rangka merespon tingginya angka perceraian di Kota Tangsel.

Kementerian Agama (Kemenag) Tangsel pada Desember 2018 lalu mencatat angka perceraian sementara di Kota Tangerang Selatan mencapai 3.100 kasus.

Lebih dari 150 peserta yang hadir nampak serius mengikuti pemaparan dari narasumber ustadzah Kingkin Anida, seorang konselor pernikahan dan juga pemerhati isu ketahanan keluarga.

Hadir juga dalam acara ini pasangan muda Tangsel yang juga penggagas dari komunitas P4M, Paramitha Messayu dan Ami Amrullah.

“Kami berharap melalui acara ini dapat memberikan kontribusi positif bagi Kota Tangsel, karena ketahanan keluarga adalah pondasi awal dalam membangun masyarakat”, ujar Paramitha yang juga merupakan Calon Anggota DPRD Kota Tangsel Nomor Urut 4 dari Partai Keadilan Sejahtera.

Kasus DBD Tinggi, Caleg PKS Tangerang Selatan Berikan Pelayanan Fogging.

Kasus DBD Tinggi, Caleg PKS Tangerang Selatan Berikan Pelayanan Fogging.

Tangerang Selatan (16/2), Calon Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Paramitha Messayu memberikan pelayanan fogging di wilayah Ciater Permai, Serpong.

Caleg asal PKS dengan nomor urut 4 ini mengungkapkan, Kasus DBD tertinggi di Kota Tangsel terjadi di wilayah Kecamatan Setu dan Serpong.

“Kami segera merespon apa yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, Total ada sekitar 600-an rumah yang Kami fogging hari ini, tentu berkat kerjasama dengan pengurus RT & RW setempat”, ujarnya.

Pelayanan ini juga mendapat dukungan dari Pak Mulyanto, Caleg DPR RI dari PKS yang turut hadir bersama warga masyarakat.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, per Januari 2019 ada 46 kasus DBD di Serpong & Setu, kejadian di Setu berjumlah 26 kasus dan Serpong berjumlah 20 kasus. Bahkan dari jumlah tersebut, seorang warga Setu meninggal dunia akibat DBD.