Soal Radiasi, Dewan PKS Himbau Masyarakat Agar Tetap Tenang

Soal Radiasi, Dewan PKS Himbau Masyarakat Agar Tetap Tenang

paramithamessayu.id – Paramitha Messayu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghimbau masyarakat Tangsel agar tetap tenang dalam menyikapi terkait penemuan adanya kenaikan laju radioaktif di sekitar Perumahan Batan Indah, Setu.

“Warga masyarakat tidak perlu panik dan beraktivitas seperti biasa saja, karena kejadian ini sudah ditangani pihak terkait yang berkompeten, dalam hal ini Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dan Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir),” kata Paramitha usai meninjau lokasi, Sabtu (15/2/2020).

Paramitha mengatakan, saat ini Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tengah melakukan clean up area yang terpapar radiasi yang lokasinya tak jauh dari Gedung DPRD Kota Tangsel.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, upaya clean up ini, diperkirakan hingga 20 hari sejak tanggal 12 februari 2020, namun diharapkan bisa dinyatakan bersih sebelum 20 hari.

“Untuk itu, kami mohon pihak media massa agar tidak membesar-besarkan peristiwa ini agar masyarakat tidak panik,” ujar politisi PKS dari Dapil Serpong-Setu ini.*(cip)

Paramitha Apresiasi Dinas PU, Cepat Tanggap Tangani Longsor Cipeucang

Paramitha Apresiasi Dinas PU, Cepat Tanggap Tangani Longsor Cipeucang

paramithamessayu.id – Tangsel (10/2) Musibah longsor yang menimpa salahsatu rumah milik warga di di Kampung Cipeucang, RT 03 RW 03, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan yang terjadi pada 1 Februari lalu telah ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan. Nampak beberapa pekerja dari Dinas PU tengah membangun turab di lokasi longsor kemarin.

Paramitha Messayu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan yang pekan lalu sempat meninjau langsung lokasi longsor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas PU dan aparat terkait lainnya yang cepat tanggap menangani musibah longsor tersebut.

“Kami sangat berterima kasih dan apresiasi sekali kepada Dinas PU yang cepat tanggap, Pak Lurah dan juga aparat lainnya. Sebagai wakil masyarakat Kami menyampaikan keresahan masyarakat agar dibangun turab di lokasi longsor dan langsung mendapat respon dalam sepekan”, ujar Paramitha yang merupakan anggota legislatif asal Daerah Pemilihan Setu & Serpong.
Paramitha juga berharap kedepan Dinas PU bekerjasama dengan BPBD dapat melakukan tindakan pencegahan di beberapa titik yang telah dikenali sebagai daerah rawan longsor mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi beberapa pekan ini.
Politisi PKS Dorong Pemkot Tangsel Tangani Longsor Cipeucang

Politisi PKS Dorong Pemkot Tangsel Tangani Longsor Cipeucang

paramithamessayu.id – Paramitha Messayu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) agar bertindak cepat menangani bencana longsor di Kampung Cipeucang, RT 03 RW 03, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan.

“Hal itu agar korban dan bencana longsor tidak semakin meluas,” demikian dikatakan Paramitha usai mengunjungi lokasi longsor di Kampung Cipeucang, Kademangan, Setu Kota Tangsel, Senin (3/2) pagi.
Dilokasi, Paramitha didampingi Lurah Kademangan, Anhar meninjau rumah-rumah warga yang terkena dampak longsor.
Paramitha mengatakan, pihaknya terpanggil untuk meninjau lokasi longsor karena Kampung Cipeucang merupakan salah satu daerah pemilihannya. Dan berharap agar masyarakat bersabar menghadapi cobaan tersebut.
Menurutnya, DPRD Kota Tangerang Selatan akan mengupayakan solusi terbaik dari permasalahan yang dihadapi warga saat ini.
“Setelah lihat kondisi lapangan, kami rekomendasikan agar tebing yang longsor segera turap, dan mendorong dinas terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, ” kata polisi PKS ini.
Dilokasi, tampak pihak aparat Kecamatan Setu dan Polsek Serpong sudah melakukan survei dan memasang garis polisi untuk menghindari dampak dari longsor lanjutan.
Diketahui, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Setu sejak Sabtu 1 Februari 2020 dini hari menyebabkan longsor di Kampung Cipeucang, RT 03 RW 03, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan. Bencana ini berdampak pada dua rumah kontrakan milik warga rusak parah.

Sumber : banten.pks.id

Pasca Banjir di Serpong & Setu, Paramitha : Pemkot Harus Buat Zona Merah Rawan Bencana

Pasca Banjir di Serpong & Setu, Paramitha : Pemkot Harus Buat Zona Merah Rawan Bencana

paramithamessayu.id – Sekretaris Komisi ll DPRD Kota Tangsel, Paramitha Messayu, meminta Pemkot Tangsel membuat tanda zona merah untuk daerah-daerah rawan bencana.

Pasalnya, sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Setu dan Serpong, masuk wilayah yang rawan terjadinya banjir, longsor, kekeringan dan lain-lain.
“Sehingga pembuatan tanda zona merah dan peta bencana harus menjadi agenda prioritas Pemkot Tangsel,” kata Paramitha usai tinjau lokasi terdampak banjir di perumahan Pesona Serpong, Kamis (9/1/2020).
Politisi PKS asal Dapil Setu-Serpong itu jelaskan, peta bencana bermanfaat sebagai panduan perencanaan pembangunan pemukiman dan pembangunan penanggulangan bencana, serta sosialisasi terhadap potensi bencana yang bisa terjadi.
“Pemkot Tangsel juga harus punya strategi dan skenario penanganan bencana terintegrasi,” bebernya.
Persoalan banjir yang kerap terjadi di Setu dan Serpong itu, di akui Paramitha, selanjutnya akan dibawa ke Komisi II DPRD Kota Tangsel. Tak henti sampai disitu, dirinya juga akan berkoordinasi dengan komisi yang membidangi pembangunan yakni Komisi lV.
“Persoalan banjir di Setu dan Serpong, jadi agenda bersama antara komisi lV dan dinas terkait untuk segera di prioritaskan,” ujar dia.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Wisman Syah mengakui jika daerah Setu dan Serpong, menjadi daerah rawan banjir lantaran di lintasi oleh sungai Cisadane dan sungai Cisalak. Bila terjadi hujan deras, luapan airnya bisa menimbulkan dampak banjir di wilayah itu.
“Akan masuk dalam rencana masterplan pembangunan tahun 2020,” ungkapnya.

Wisman katakan, pihaknya akan membangun sistem informasi terpadu terkait daerah tinggi permukaan air dengan melakukan kerjasama antara Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel dan Tangerang Kota.

Sumber : detakbanten

Banjir Tangsel, Aleg PKS Sigap Turun Ke Lapangan

Banjir Tangsel, Aleg PKS Sigap Turun Ke Lapangan

paramithamessayu.id – Musibah banjir yang mengawali tahun 2020 tak hanya menerjang Ibukota , tetapi juga beberapa wilayah di Kota Tangerang Selatan. Tanpa menunggu lama, Aleg PKS Tangsel pun terjun langsung ke wilayah terdampak banjir untuk memberi bantuan.

Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel)  Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustopa salahsatunya  turut menjadi relawan mendistribusikan bantuan ke sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Kota Tangsel.

“Tadi sore kami bersama relawan PKS membagikan nasi kotak ke warga yang masih bertahan di rumah-rumah karena terisolasi banjir,”  kata Mustopa usai meninjau lokasi banjir, Rabu (01/01/2020) sore.
Mustopa mengatakan, kondisi banjir di perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren cukup memprihatinkan, hingga Rabu sore ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
“Logistik yang diperlukan sementara ini makanan, obat-obatan, dan alat kebersihan untuk membersihkan rumah dan lingkungan,” jelas politisi PKS ini.
Di lokasi berbeda, Paramitha Messayu, Aleg PKS dari Dapil Kecamatan Serpong-Setu sejak Rabu (01/01/2019) pagi juga bergegas meninggalkan rumah untuk meninjau lokasi banjir dan bergabung bersama relawan PKS lainnya.
“Kami meninjau lokasi banjir di beberapa wilayah Serpong dan Setu seperti Perumahan Pesona Serpong, Kademangan Setu, Citra Prima Serpong, dan Kranggan Setu,” ujarnya.
Menurutnya, perumahan Pesona Serpong terdampak banjir cukup memprihatinkan. Perumahan yang terletak di bantaran sungai Cisadane ini tergenang sampai atap rumah.
“Banyak pintu rumah warga yang jebol, dokumen penting hanyut, dan harta benda hilang. Maka, pemerintah kota harus berperan bukan hanya saat bencana banjir juga dilanjutkan pasca bencana,” terang Sekretaris Komisi II ini.
Di lokasi tersebut, Paramitha juga membagikan makanan untuk warga yang terdampak banjir.
Paramitha juga meminta ke Pemkot Tangsel bahwa revovery pasca bencana banjir harus juga menjadi perhatian Pemkot TangSel dalam periode banjir saat ini.
Agus Puji Rahardjo, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Serpong Utara juga meninjau lokasi banjir di Villa Mutiara, Pondok Kacang Timur, Serpong Utara.
“Dampak banjir di lokasi ini juga parah banyak mobil yang terendam air banjir,” ujarnya.
Menurut Agus, penyebab banjir di Perumahan Villa Mutiara karena luapan air dari Kali Angke yang terjadi sekitar pukul 06.00 pagi.
“Saat ngobrol dengan warga, luapan air dari Kali Angke cukup cepat meninggi hingga membanjiri semua semua perumahan Villa Mutiara,” jelasnya.
Tak ketinggalan, Hendra Alamsyah, Aleg PKS dari Dapil Kecamatan Ciputat juga turut mengevakuasi warga dengan perahu karet relawan.
Banjir melanda dibeberapa wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akibat intensitas hujan sejak malam tahun baru hingga Rabu pagi (1/1/2020) menyebabkan banjir di sejumlah Kecamatan seperti Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat Timur, dan Setu.

Hingga malam ini, relawan PKS masih bertahan di Posko Banjir PKS untuk memantau Kondisi wilayah yang terkena banjir.

Sumber : pks.id