Bingkisan Lebaran untuk Perempuan Hebat Di Tangsel

Bingkisan Lebaran untuk Perempuan Hebat Di Tangsel

paramithamessayu.id – Anggota F-PKS DPRD Tangerang Selatan Paramitha Messayu membagikan bingkisan lebaran untuk para tokoh perempuan hebat di Tangerang Selatan.

Paramitha berkolaborasi dengan Sie Perempuan dan Ketahanan Keluarga (SPKK) PKS Setu, Tangerang Selatan meluncurkan program “Bingkisan Lebaran untuk Tokoh Perempuan Hebat”

Paramitha menyebut, perempuan adalah salah satu ciptaan Allah yang luar biasa, ada kekuatan yang bersanding dengan kelemah lembutan. Berbagai inspirasi kehidupan seringkali berasal dari perempuan hebat di sekitar kita.

“PKS sebagai entitas politik yang memberikan perhatian lebih kepada Perempuan dan (Ketahanan) Keluarga menjadikan Perempuan bukan sebagai objek politik semata, namun lebih dari itu, perempuan sebagai subjek politik yang berperan dalam meluaskan manfaat ke masyarakat,” tutur Sekretaris Bidang Kesejahteraan Sosial DPP PKS ini.

Salah satu perempuan hebat yang mendapatkan bingkisan memiliki kisah inspirasi yang luar biasa. Sang suami sudah tiga bulan tidak bisa mencari nafkah karena sakit darah tinggi dan gula darah. Komplikasi penyakit membuat sang suami tidak bisa berkeliling menjajakan ayam potong yang menjadi usaha keluarganya.

“Saat ini, beliau meneruskan usaha potong ayam di pasar tradisional sejak pagi buta hingga matahari meninggi. Salah satu kata-kata kaya makna saat kami bersilaturahim, beliau menyampaikan “Kita perempuan harus kuat tidak boleh sedih dan berlarut, kalau bukan kita siapa lagi yang akan menghidupi keluarga??”. Pokoknya mah “Kuat… Kuat… Kuat… Bu Dewan,” kata Paramitha menambahkan.

Paramitha : Tangsel Butuh Orang-orang Berpikir Out Of The Box

Paramitha : Tangsel Butuh Orang-orang Berpikir Out Of The Box

paramithamessayu.id – Anggota DPRD Fraksi PKS Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Paramitha Messayu dalam acara bukber yang diadakan di Cafe Teras Tangsel berpendapat bahwa kemajuan atau kemunduran sebuah kota ditentukan oleh tingkat partipasi masyarakat dalam politik. Partisipasi masyarakat akan menentukan siapa pejabat terpilih dalam mengemban amanah tanggung jawab untuk menentukan arah kebijakan publik. Masyarakat harus paham cerdas dalam memilih calon pejabat publik. Memilih calon pejabat yang menggunakan politik uang hanya akan membuat birokrasi kota menjadi sarang koruptor.

“Tangsel ini kota yang luar biasa, banyak orang-orang hebat tinggal disini, Tangsel butuh juga orang-orang yang hebat untuk mengisi kota ini, butuh orang yang cara berpikirnya Out of The Box, tokoh tokoh penting dan hebat level nasional banyak yang bermukim di Tangsel” Tutur Paramitha.

Dalam acara diskusi dan bincang-bincang menjelang buka puasa tersebut dihadiri oleh perwakilan tokoh pemuda, aktivis lingkungan, guru, ulama dan Ibu rumah tangga. Diskusi berjalan serius namun santai banyak hal yang dibahas dari masalah pemberdayaan ekonomi kerakyatan, kegiatan keagamaan, kepemudaan, pelayanan publik sampai lingkungan hidup.

Erwin, salah satu aktivis KNPI Serpong berharap permasalah-permasalahan berkaitan dengan ormas, pemberdayaan ekonomi rakyat serta kesehatan bisa menjadi perhatian pemerintah. “Perlu dibuat regulasi yang ketat dan tegas berkaitan dengan maraknya Ormas di Tangsel” tuturnya.

Dalam Acara ini, Paramitha Messayu, selaku Anggota DPRD komisi 2 dari PKS akan mengupayakan bagaimana permasalahan-permasalah yang ada di masyarakat bisa dicarikan solusinya, tentunya masalah-masalah ini tidak cukup hanya di bahas satu dua kali, perlu diadakan diskusi lanjutan yang komprehensif melibatkan komponen masyarakat lebih banyak sehingga kajian diskusi ini tepat sasaran, tidak hanya menjadi kajian teoritis atau proyek pencitraan saja.

Selain itu Paramitha berharap kedepan kaum milenial bisa lebih banyak terlibat dalam politik karena kaum muda memiliki idealisme, berpikir lebih terbuka dan berani berpikir out of the box.”PKS adalah partai terbuka, selalu membuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki niat untuk berperan membangun Kota Tangerang Selatan menjadi lebih baik”, tutur Paramitha menutup acara diskusi.

Sumber : tangselpos.com

DPRD Minta Pemkot Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Jumlah Sekolah di Tangsel

DPRD Minta Pemkot Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Jumlah Sekolah di Tangsel

paramithamessayu.id – Peningkatan kualitas pembangunan bidang pendidikan harus dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan diminta untuk mewujudkan hal tersebut.

“Alokasi anggaran Pendidikan sebanyak 20 persen dari APBD Kota Tangerang Selatan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Peningkatan kualitas pembangunan pendidikan harus dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat, terutama terkait kemudahan akses pendidikan disemua jenjang pendidikan,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Paramitha Messayu ketika memaknai, momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021, yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.

Menurutnya, peningkatan kualitas dan mutu pendidikan harus sesuai dengan Undang-Undang (UU) Sistem Pendidikan Nasional. “Pemerataan kualitas atau mutu pendidikan sesuai dengan standar mutu pendidikan dalam UU Sisdiknas, harus terus dievaluasi capaiannya sudah sejauh mana dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan,” imbuhnya.

“Hadirnya berbagai lembaga swasta bergengsi di Kota Tangsel jangan sampai menjadikan lengah atas pemerataan mutu pendidikan di kota ini,” tegasnya.

Tak hanya itu, Paramitha meminta Pemkot Tangsel, untuk menambah jumlah sekolah agar dapat melakukan pemerataan pendidikan. “Khusus Tangsel, jumlah sekolah harapannya bisa dirancang sesuai dengan kebutuhan jumlah sekolah ideal per kelurahan, sebaran jumlah penduduk, dan inovasi kerjasama dengan berbagai pihak untuk mencapai jumlah dan akses pendidikan yang ideal untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan,” tandasnya.

Sumber : mcmnews

Legislator PKS Tangsel Turun Langsung Bantu Korban Banjir

Legislator PKS Tangsel Turun Langsung Bantu Korban Banjir

paramithamessayu.id – Korban banjir pasca turunnya hujan yang sangat lebat dan merata di seluruh wilayah Jabodetabek pada Jum’at, 20 Februari 2021 malam hingga Ahad (21/2/2021) dinihari, mendapat bantuan logistik berupan puluhan nasi kotak Padang di Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan Setu.

Komsumsi tersebut diberikan oleh Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Paramitha Messayu didampingi para kader, anggota, dan simpatisan.

“Baru saja, kami bersama para kader dan simpatisan PKS Kecamatan Setu, memberikan dan menyalurkan bantuan makanan berupa puluhan nasi kotak kepada saudara-saudara kami warga Kelurahan Bhakti Jaya yang terkena musibah banjir pada Jum’at kemarin. Kami berharap bantuan yang kecil ini dapat bermanfaat untuk sedikit meringankan musibah yang saat ini sedang menimpa warga masyarakat Kelurahan Bhakti Jaya yang terkena banjir,” ujar Paramitha, Ahad (21/2/2021).

Paramitha mengaku begitu mendapatkan kabar dari para kader PKS Kecamatan Setu tentang musibah banjir yang dialami oleh puluhan warga Kelurahan Bhakti Jaya, langsung meminta para kadernya untuk segera memverifikasi dan berkoordinasi guna menyiapkan bantuan mendesak apa yang dibutuhkan oleh warga masyarakat yang terkena musibah banjir saat ini.

“Dalam kesempatan tersebut, kami juga melakukan dialog dengan warga Bhakti Jaya. Dari hasil dialog tersebut kami mendapatkan masukan dan informasi yang penting tentang keluhan warga setempat yang mengeluhkan lokasi tempat tinggal mereka selama ini selalu menjadi langganan banjir dalam beberapa tahun belakangan ini. Namun belum juga mendapat solusi dan penanganan yang baik dari instansi terkait seperti Dinas PU (Pekerjaan Umum-red) dan Drainase dan juga Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel,” ungkap Paramitha.

Dalam kesempatan ini, Paramitha meminta kepada aparat Pemerintah Kota Tangsel agar selalu siaga dan cepat merespon kebutuhan warga. Hal ini guna mengantisipasi, mengatasi, dan menanggulangi segala permasalah kebutuhan dan keluhan warga masyarakat dalam memasuki curah hujan yang cukup tinggi di Jabodetabek pekan ini.

“Harus diantisipasi, terutama di beberapa titik yang memang sudah dikenali sebagai titik rawan banjir dan longsor di Kota Tangsel. Semoga banjir cepat surut dan masyarakat dapat menjalankan aktifitasnya kembali,” tuturnya.

Sumber : pks.id

DPRD Tangsel Desak Kasus Pemerkosaan Remaja Diusut Tuntas

DPRD Tangsel Desak Kasus Pemerkosaan Remaja Diusut Tuntas

paramithamessayu.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan Paramitha Messayu mencurahkan keprihatinannya atas perkosaan yang dialami remaja wanita berinisial OR, 16.

Sebagai wakil rakyat, ia meminta kepada seluruh pihak terkait untuk mendampingi keluarga korban dalam mengusut tuntas perbuatan tak manusiawi tersebut.

“Kami prihatin sangat mendalam. Kami meminta P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) terus mendampingi keluarga dan bersama pihak berwajib mengusut tuntas kejadian ini,” ungkap Paramitha saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2020).

Dalam kasus seperti ini, tentu sangat diharapkan Pemerintah Kota Tangsel untuk dapat mengoptimalkan peran pengawasan dan perlindungan anak, termasuk dalam hal perndampingan terhadap keluarga korban yang terpukul atas kejadian ini.

“Harus mengoptimalkan peran fasilitator pengawasan perlindungan anak yang sudah ada selama ini. Kami mendorong untuk perannya terus dioptimalkan,” ujarnya.

Seperti diketahui, OR, 16, remaja asal Kampung Priyang, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, harus kehilangan nyawanya usai menjadi korban pemerkosaan oleh delapan pemuda asal Kelurahan Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Sebelum disetubuhi, OR juga sempat dicekoki bebarapa butir obat-obatan terlarang hingga hilang kesadaran.

Kapolsek Pagedangan AKP Efri mengungkapkan, perbuatan tak manusiawi itu sudah dilakukan tersangka selama dua kali.

“Jadi ada 2 rangkaian pemerkosaan, pertama 10 April yang dilakukan 8 orang, kemudian nyambung lagi 18 April dilakukan 7 orang. Nah, salah satu tersangka tambahan pada saat terjadi pada tanggal 10 April. Jadi ada dua kali pertemuan,” ungkap Efri.

Atas penyelidikan yang dilakukan, saat ini pihak kepolisian pun sudah berhasil menangkap enam dari delapan tersangka yang sengaja melakukan pemerkosaan tesebut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus itu. Saat ini, polisi masih memburu dua tersangka lainnya dan menunggu hasil otopsi terhadap tubuh korban yang dilakukan beberapa hari lalu.

Sumber : tangerangnews.com

Soal Radiasi, Dewan PKS Himbau Masyarakat Agar Tetap Tenang

Soal Radiasi, Dewan PKS Himbau Masyarakat Agar Tetap Tenang

paramithamessayu.id – Paramitha Messayu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menghimbau masyarakat Tangsel agar tetap tenang dalam menyikapi terkait penemuan adanya kenaikan laju radioaktif di sekitar Perumahan Batan Indah, Setu.

“Warga masyarakat tidak perlu panik dan beraktivitas seperti biasa saja, karena kejadian ini sudah ditangani pihak terkait yang berkompeten, dalam hal ini Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dan Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir),” kata Paramitha usai meninjau lokasi, Sabtu (15/2/2020).

Paramitha mengatakan, saat ini Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tengah melakukan clean up area yang terpapar radiasi yang lokasinya tak jauh dari Gedung DPRD Kota Tangsel.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, upaya clean up ini, diperkirakan hingga 20 hari sejak tanggal 12 februari 2020, namun diharapkan bisa dinyatakan bersih sebelum 20 hari.

“Untuk itu, kami mohon pihak media massa agar tidak membesar-besarkan peristiwa ini agar masyarakat tidak panik,” ujar politisi PKS dari Dapil Serpong-Setu ini.*(cip)

Paramitha Apresiasi Dinas PU, Cepat Tanggap Tangani Longsor Cipeucang

Paramitha Apresiasi Dinas PU, Cepat Tanggap Tangani Longsor Cipeucang

paramithamessayu.id – Tangsel (10/2) Musibah longsor yang menimpa salahsatu rumah milik warga di di Kampung Cipeucang, RT 03 RW 03, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan yang terjadi pada 1 Februari lalu telah ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan. Nampak beberapa pekerja dari Dinas PU tengah membangun turab di lokasi longsor kemarin.

Paramitha Messayu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan yang pekan lalu sempat meninjau langsung lokasi longsor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas PU dan aparat terkait lainnya yang cepat tanggap menangani musibah longsor tersebut.

“Kami sangat berterima kasih dan apresiasi sekali kepada Dinas PU yang cepat tanggap, Pak Lurah dan juga aparat lainnya. Sebagai wakil masyarakat Kami menyampaikan keresahan masyarakat agar dibangun turab di lokasi longsor dan langsung mendapat respon dalam sepekan”, ujar Paramitha yang merupakan anggota legislatif asal Daerah Pemilihan Setu & Serpong.
Paramitha juga berharap kedepan Dinas PU bekerjasama dengan BPBD dapat melakukan tindakan pencegahan di beberapa titik yang telah dikenali sebagai daerah rawan longsor mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi beberapa pekan ini.
Politisi PKS Dorong Pemkot Tangsel Tangani Longsor Cipeucang

Politisi PKS Dorong Pemkot Tangsel Tangani Longsor Cipeucang

paramithamessayu.id – Paramitha Messayu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) agar bertindak cepat menangani bencana longsor di Kampung Cipeucang, RT 03 RW 03, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan.

“Hal itu agar korban dan bencana longsor tidak semakin meluas,” demikian dikatakan Paramitha usai mengunjungi lokasi longsor di Kampung Cipeucang, Kademangan, Setu Kota Tangsel, Senin (3/2) pagi.
Dilokasi, Paramitha didampingi Lurah Kademangan, Anhar meninjau rumah-rumah warga yang terkena dampak longsor.
Paramitha mengatakan, pihaknya terpanggil untuk meninjau lokasi longsor karena Kampung Cipeucang merupakan salah satu daerah pemilihannya. Dan berharap agar masyarakat bersabar menghadapi cobaan tersebut.
Menurutnya, DPRD Kota Tangerang Selatan akan mengupayakan solusi terbaik dari permasalahan yang dihadapi warga saat ini.
“Setelah lihat kondisi lapangan, kami rekomendasikan agar tebing yang longsor segera turap, dan mendorong dinas terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, ” kata polisi PKS ini.
Dilokasi, tampak pihak aparat Kecamatan Setu dan Polsek Serpong sudah melakukan survei dan memasang garis polisi untuk menghindari dampak dari longsor lanjutan.
Diketahui, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Setu sejak Sabtu 1 Februari 2020 dini hari menyebabkan longsor di Kampung Cipeucang, RT 03 RW 03, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan. Bencana ini berdampak pada dua rumah kontrakan milik warga rusak parah.

Sumber : banten.pks.id

Pasca Banjir di Serpong & Setu, Paramitha : Pemkot Harus Buat Zona Merah Rawan Bencana

Pasca Banjir di Serpong & Setu, Paramitha : Pemkot Harus Buat Zona Merah Rawan Bencana

paramithamessayu.id – Sekretaris Komisi ll DPRD Kota Tangsel, Paramitha Messayu, meminta Pemkot Tangsel membuat tanda zona merah untuk daerah-daerah rawan bencana.

Pasalnya, sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Setu dan Serpong, masuk wilayah yang rawan terjadinya banjir, longsor, kekeringan dan lain-lain.
“Sehingga pembuatan tanda zona merah dan peta bencana harus menjadi agenda prioritas Pemkot Tangsel,” kata Paramitha usai tinjau lokasi terdampak banjir di perumahan Pesona Serpong, Kamis (9/1/2020).
Politisi PKS asal Dapil Setu-Serpong itu jelaskan, peta bencana bermanfaat sebagai panduan perencanaan pembangunan pemukiman dan pembangunan penanggulangan bencana, serta sosialisasi terhadap potensi bencana yang bisa terjadi.
“Pemkot Tangsel juga harus punya strategi dan skenario penanganan bencana terintegrasi,” bebernya.
Persoalan banjir yang kerap terjadi di Setu dan Serpong itu, di akui Paramitha, selanjutnya akan dibawa ke Komisi II DPRD Kota Tangsel. Tak henti sampai disitu, dirinya juga akan berkoordinasi dengan komisi yang membidangi pembangunan yakni Komisi lV.
“Persoalan banjir di Setu dan Serpong, jadi agenda bersama antara komisi lV dan dinas terkait untuk segera di prioritaskan,” ujar dia.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Wisman Syah mengakui jika daerah Setu dan Serpong, menjadi daerah rawan banjir lantaran di lintasi oleh sungai Cisadane dan sungai Cisalak. Bila terjadi hujan deras, luapan airnya bisa menimbulkan dampak banjir di wilayah itu.
“Akan masuk dalam rencana masterplan pembangunan tahun 2020,” ungkapnya.

Wisman katakan, pihaknya akan membangun sistem informasi terpadu terkait daerah tinggi permukaan air dengan melakukan kerjasama antara Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel dan Tangerang Kota.

Sumber : detakbanten

Banjir Tangsel, Aleg PKS Sigap Turun Ke Lapangan

Banjir Tangsel, Aleg PKS Sigap Turun Ke Lapangan

paramithamessayu.id – Musibah banjir yang mengawali tahun 2020 tak hanya menerjang Ibukota , tetapi juga beberapa wilayah di Kota Tangerang Selatan. Tanpa menunggu lama, Aleg PKS Tangsel pun terjun langsung ke wilayah terdampak banjir untuk memberi bantuan.

Wakil Ketua DPRD Tangerang Selatan (Tangsel)  Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustopa salahsatunya  turut menjadi relawan mendistribusikan bantuan ke sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Kota Tangsel.

“Tadi sore kami bersama relawan PKS membagikan nasi kotak ke warga yang masih bertahan di rumah-rumah karena terisolasi banjir,”  kata Mustopa usai meninjau lokasi banjir, Rabu (01/01/2020) sore.
Mustopa mengatakan, kondisi banjir di perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren cukup memprihatinkan, hingga Rabu sore ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
“Logistik yang diperlukan sementara ini makanan, obat-obatan, dan alat kebersihan untuk membersihkan rumah dan lingkungan,” jelas politisi PKS ini.
Di lokasi berbeda, Paramitha Messayu, Aleg PKS dari Dapil Kecamatan Serpong-Setu sejak Rabu (01/01/2019) pagi juga bergegas meninggalkan rumah untuk meninjau lokasi banjir dan bergabung bersama relawan PKS lainnya.
“Kami meninjau lokasi banjir di beberapa wilayah Serpong dan Setu seperti Perumahan Pesona Serpong, Kademangan Setu, Citra Prima Serpong, dan Kranggan Setu,” ujarnya.
Menurutnya, perumahan Pesona Serpong terdampak banjir cukup memprihatinkan. Perumahan yang terletak di bantaran sungai Cisadane ini tergenang sampai atap rumah.
“Banyak pintu rumah warga yang jebol, dokumen penting hanyut, dan harta benda hilang. Maka, pemerintah kota harus berperan bukan hanya saat bencana banjir juga dilanjutkan pasca bencana,” terang Sekretaris Komisi II ini.
Di lokasi tersebut, Paramitha juga membagikan makanan untuk warga yang terdampak banjir.
Paramitha juga meminta ke Pemkot Tangsel bahwa revovery pasca bencana banjir harus juga menjadi perhatian Pemkot TangSel dalam periode banjir saat ini.
Agus Puji Rahardjo, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Serpong Utara juga meninjau lokasi banjir di Villa Mutiara, Pondok Kacang Timur, Serpong Utara.
“Dampak banjir di lokasi ini juga parah banyak mobil yang terendam air banjir,” ujarnya.
Menurut Agus, penyebab banjir di Perumahan Villa Mutiara karena luapan air dari Kali Angke yang terjadi sekitar pukul 06.00 pagi.
“Saat ngobrol dengan warga, luapan air dari Kali Angke cukup cepat meninggi hingga membanjiri semua semua perumahan Villa Mutiara,” jelasnya.
Tak ketinggalan, Hendra Alamsyah, Aleg PKS dari Dapil Kecamatan Ciputat juga turut mengevakuasi warga dengan perahu karet relawan.
Banjir melanda dibeberapa wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akibat intensitas hujan sejak malam tahun baru hingga Rabu pagi (1/1/2020) menyebabkan banjir di sejumlah Kecamatan seperti Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat Timur, dan Setu.

Hingga malam ini, relawan PKS masih bertahan di Posko Banjir PKS untuk memantau Kondisi wilayah yang terkena banjir.

Sumber : pks.id